Jarak dan waktu tetap ku tempuh. Meskipun dengan sedikit rasa lelah, sedikit rasa lapar, dan meskipun hari ini matahari sedang tertawa melihat aku terbakar oleh panasnya. Panas yang amat sangat. Panas yang membakar kulit. Panas yang membuat kepalaku mendidih. Mungkin hatiku sama dengan matahari. Panasnya membuat hati berkobar untuk terus semangat mewujudkan mimpi. mimpi menjadi sastrawan dan jurnalis.
CERPEN (Surat Cinta dari Bapak)
20 Juli 2011
Ditulis oleh
Ukie Pie'er
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook

Label:
Cerpen
Langganan:
Postingan (Atom)