Pagi itu fajar merekah riang. Tumbuh-tumbuhan bersemi segar. Pepohonan menambah keistimewaan saat itu. Sesekali angin sepoi bertiup mendorong jatuh dedaunan yang kering. Menari ke kanan ke kiri, berputar tertiup angin. Pasrah, seakan daun itu makhluk-Nya dan angin itu adalah Tuhannya.
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
CERPEN (Terimakasih Lify)
7 Agustus 2011
Ditulis oleh
Ukie Pie'er
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Cerpen
CERPEN (Surat Cinta dari Bapak)
20 Juli 2011
Jarak dan waktu tetap ku tempuh. Meskipun dengan sedikit rasa lelah, sedikit rasa lapar, dan meskipun hari ini matahari sedang tertawa melihat aku terbakar oleh panasnya. Panas yang amat sangat. Panas yang membakar kulit. Panas yang membuat kepalaku mendidih. Mungkin hatiku sama dengan matahari. Panasnya membuat hati berkobar untuk terus semangat mewujudkan mimpi. mimpi menjadi sastrawan dan jurnalis.
Ditulis oleh
Ukie Pie'er
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Cerpen
Langganan:
Postingan (Atom)

