Pagi itu fajar merekah riang. Tumbuh-tumbuhan bersemi segar. Pepohonan menambah keistimewaan saat itu. Sesekali angin sepoi bertiup mendorong jatuh dedaunan yang kering. Menari ke kanan ke kiri, berputar tertiup angin. Pasrah, seakan daun itu makhluk-Nya dan angin itu adalah Tuhannya.
CERPEN (Terimakasih Lify)
7 Agustus 2011
Ditulis oleh
Ukie Pie'er
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook

Label:
Cerpen
Langganan:
Postingan (Atom)